Manusia adalah makhluk paling indah. Ini seperti yang dijelaskan Allah SWT, "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)." (QS. At Tiin [95] : 4-5).
Ayat di atas selain menerangkan penciptaan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, juga menjelaskan tentang manusia akan dikembalikan ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka). Konsekuensinya, manusia akan menjadi makhluk terindah bila ia konsisten melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan segala larangan-Nya. Dalam ayat selanjutnya Allah SWT menegaskan, "Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya." (QS. At Tiin [95] : 6).
Banyak keistimewaan yang dimiliki oleh manusia. Selain merupakan makhluk yang paling mulia (QS. Al Israa [17] : 70), manusia juga merupakan makhluk yang paling disukai Allah SWT. Tanda cinta Allah kepada manusia itu adalah dengan diciptakannya semua yang ada di jagat raya ini untuk manusia. Allah SWT berfirman, "Allah-lah yang menundukkan laut untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya, dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur. Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya…" (QS. Al Jatsiyah [45] : 12-13)
Sejatinya kita sebagai makhluk terindah dan mulia tidak seperti pepatah 'kacang lupa akan kulitnya.' Tentu dengan segala potensi yang Allah berikan secara gratis pada kita, mampu meningkatkan amal ibadah dan rasa syukur kita pada-Nya. Semakin bersyukur kita pada-Nya, maka semakin banyak nikmat yang diberi. Allah SWT berfirman, "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim [14] : 7)
Mari kita berusaha seraya memohon pertolongan Allah untuk mempertahankan predikat sebagai makhluk terindah yang dilekatkan pada kita. Wallahua’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar